01
Apakah ada ruang salat, dan di mana letaknya?
Beberapa rumah sakit di Guangdong memiliki musholla khusus, sebagian memiliki ruang tenang yang dapat digunakan. Lantai, jam buka, dan ada tidaknya fasilitas terpisah untuk pria dan wanita berbeda per gedung, jadi kami memastikan lokasi persisnya, bukan sekadar menjawab "ada".
02
Apakah makanan halal bisa dikirim ke ruang rawat?
Kantin rumah sakit beragam. Bila rumah sakit tidak dapat menyediakan makanan halal, kami mengidentifikasi restoran halal terdekat atau pengaturan pengiriman ke ruang rawat, dan memberi tahu Anda mana dari keduanya yang berlaku untuk rumah sakit dalam rencana Anda.
03
Bisakah saya meminta dokter perempuan?
Untuk kebidanan, kandungan, kesehatan payudara, dan pemeriksaan apa pun yang menyangkut rasa malu, kami menanyakan lebih dulu apakah tenaga medis perempuan dapat ditugaskan. Biasanya bisa; pada beberapa subspesialisasi bedah pilihannya lebih terbatas, dan kami menyampaikannya apa adanya, bukan menjanjikan.
04
Apakah ada dukungan bahasa Indonesia?
Bahasa Indonesia, bukan bahasa Inggris. Kami menyediakan koordinator berbahasa Indonesia untuk kasus Anda dan menanyakan apakah rumah sakit dapat menyediakan penerjemah bahasa Indonesia saat konsultasi. Bila tidak bisa, koordinator kami yang hadir mendampingi.
05
Bisakah keluarga menginap?
Mendampingi pasien umumnya diperbolehkan, termasuk di ruang konsultasi, tetapi aturan ruang rawat berbeda per rumah sakit dan per departemen. Kami memastikan aturan untuk ruang rawat Anda secara spesifik, dan bila tidak diizinkan menginap, kami memesan akomodasi dalam jarak jalan kaki.
06
Bagaimana dengan salat saat hari rawat jalan yang panjang?
Hari rawat jalan bisa panjang. Kami menyusun blok jadwal dengan mempertimbangkan waktu salat dan menunjukkan ruang salat terdekat di gedung tempat Anda benar-benar berada, bukan yang ada di seberang kampus.